Hotline: +6281210005154 support@jasaparalegal.co.id
Tahu Kah Anda Bahwa Izin Sertifikasi BPOM Terdiri Dari Beberapa Jenis?

Kita tahu bahwa pemerintah sangat melindungi masyarakat Indonesia dalam hal kesehatan yang menjadi akar dibentuknya BPOM,  jika anda pernah membaca kalimat “BPOM RI MD” atau “BPOM RI ML” maka anda sedang melihat kode yang dikeluarkan oleh BPOM.

Adapun jenis izin yang di keluarkan oleh BPOM yaitu:

  1. Makanan Dalam (MD)

Izin ini diurus oleh industri berskala besar dimana makanan atau minuman yang di produksi adalah makanan lokal yang dibuat sendiri. Pada dasarnya kode MD dibedakan berdasarkan pada lokasi pabriknya

Adapun syarat yang diperlukan dalam mengurus perizinannya adalah fotokopi izin industri dari Departemen Perindustrian Dan Perdagangan, formulir pendaftaran (diperoleh di bagian Tata Usaha Direktorat Penilaian Keamanan Pangan), rancangan label, hasil analisa laboratorium

  • Makanan Luar (ML)

Izin ini durus oleh industri berskala besar dan merupakan hasil impor dari luar negeri namun tidak terbatas pada kemasannya sehingga baik produk tersebut berupa kemasan langsung atau dikemas ulang di Indonesia maka produk itu akan mendapatkan kode ML

Adapun syarat yang diperlukan dalam mengurus perizinannya adalah surat penunjukan pabrik asli, hasil analisa laboratorium, rancangan label, formulir pendaftaran

  • Sertifikat Penyuluhan (SP)

Jika anda merupakan pengusaha kecil yang memiliki modal terbatas maka anda harus memiliki SP, adapun SP akan didapatkan setelah anda mendapatkan sertifikasi penyuluhan

Selain ketiga jenis izin tersebut, ada juga Izin Pangan Industri Rumah Tangga (Izin PIRT)

Jika anda memiliki usaha makanan skala kecil maka anda perlu untuk mengurus izin PIRT

Namun perlu diketahui juga bahwa terdapat beberapa makanan yang tidak perlu diurus Izin PIRTnya seperti daging,unggas,ikan,makanan kaleng,makanan bayi, susu dan hasil olahannya, minuman beralkohol, air minum dalam kemasan, makanan dan minuman yang wajib memenuhi persyaratan SNI serta makanan dan minuman yang memang tidak ditetapkan oleh BPOM

Izin PIRT ini tidak dikeluarkan oleh BPOM melainkan oleh Dinas Kesehatan di kabupaten/kota, namun sama seperti izin BPOM,  izin PIRT juga harus menyertakan hasil uji laboratorium yang menyatakan bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi

× How can we help you? Let's Chat